islam

islam
http://www.ohsurga.blogspot.com

Jumat, 12 Februari 2016

TRADISI ISLAM NUSANTARA

TRADISI ISLAM NUSANTARA
1. ZiarahZiarah adalah kegiatan mengunjungi makam. Ziarah berkembang bersama dengan tradisi lain.Di Jawa, misalnya pengunjung di sebuah makam melaksankan ziarah dengan cara melakukan berbagai kegiatan. Kegiatan tersebut adalah membaca Al Quran atau kalimat syahadat dan berdoa.2. TahlilanTahlilan adalah upacara kenduri atau selamatan untuk berdoa kepada Allah dengan membaca surat Yasin dan beberapa surat dan ayat pilihan lainnya, diikuti kalimat-kalimat tahlil (laailaaha illallah), tahmid (alhamdulillah) dan tasbih (subhanallah). Biasanya diselenggarakan sebagai ucapan syukur kepada AllahSWT (tasyakuran) dan mendoakan seseorang yangtelah meninggal dunia pada hari ke 3, 7, 40, 100, 1000 dan khaul (tahunan).Tradisi ini berasal dari kebiasaan orang-orang Hindu dan Budha yaitu kenduri, selamatan dan sesaji. Dalam agama islam tradisi ini tidak dapat dibenarkan karena mengandung unsur kemusyrikan. Dalam tahlilansesaji digantikan dengan berkat atau laut pauk yang bisa dibawa pulang oleh para peserta. Ulama yang mengubah tradisi ini adalah Sunan Kalijaga dengan maksud agar orang yang baru masuk Islam tidak terkejut karena harus meninggalkan tradisi mereka, sehingga mereka kembali ke agamanya.3. SekatenSekaten adalah upacara untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan Keraton Yogyakarta atau Maulud. Selain untuk Maulud sekaten diselenggarakan pula pada bulan Besar (Dzulhijjah). Pada perayaan ini gamelan Sekati diarak dari keraton ke halaman masjid Agung Yogya dan dibunyikan siang-malam sejak seminggu sebelum 12Rabiul Awwal. Tradisi ini dipelopori oleh Sunan Bonang. Syair lagu berisi pesan tauhid dan setiap baitlagu diselingi pengucapan dua kalimat syahadat atau syahadatain, kemudian menjadi sekaten. Syair lagu berisi pesan tauhid dan setiap bait lagu diselingi pengucapan dua kalimat sahadat atau syahadatain, kemudian menjadi sekaten. Perayaan Sekaten dikenal diYogyakarta, Surakarta, JawaTimur, dan Cirebon.4. Grebeg Maulud Grebek Maulud merupakan bagian dari rangkaian acara Grebeg Keraton yang rutin diadakanpada setiap tahunnya. Grebeg Keraton sendiri merupakan upacara adat di Daerah Istimewa Yogyakarta yang diadakan sebagai kewajiban sultan untuk menyebarkan serta melindungi agama Islam. Nama grebeg berasal dari peristiwa miyos atau keluarnya dari dalam istana bersama keluarga dan kerabatnya untuk memberikan gunungan kepada rakyatnya. Pada malam tanggal 11 Rabiul Awwal ini Sri Sultan beserta pembesar kraton Yogyakarta hadir di masjid Agung. Dilanjutkan pembacaan pembacaan riwayat Nabi dan ceramah agama.5. TakbiranTakbir adalah seruan atauucapan Allahu Akbar 'Allah Mahabesar': menjelang Idhul Fitri dan Idhul Adha. Takbiran dilakukan pada malam 1 Syawal (Idul Fitri) dengan mengucapkan takbir bersama -sama di masjid/mushalla ataupun berkeliling kampung (takbir keliling).6. MuludanMuludan adalah peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW dilakukan dengan mengadakan Muludan. Peringatan ini dipelopori oleh Sultan Muhammad Al Fatih untuk membangkitkan semangat pasukan Muslim pada perang Salib. Peringatan maulid Nabi sebenarnya tidak diperintahkan oleh Nabi melainkan budaya agama semata. Di Indonesia peringatan ini dilaksanakan oleh seluruh lapisan masyarakat, dari Presiden sampai rakyat di desa. Kegiatan ini diisi dengan pembacaan riwayat Nabi (Barzanji) maupun kegiatan lainnya seperti perlombaan.7. Tabut/TabuikDilaksanakan pada hari Asyura (10 Muharram) untuk memperingati pembantaian Hasan dan Husain bin Ali bin Abi Thalib (cucu Rasulullah) oleh pasukan Yazid bin Muawiyah di Karbela. Dilakukan dengan mengarakusungan berwarna-warni (tabut) di pinggir pantai kemudian dibuang ke laut lepas. Pengarakan biasanyadilaksanakan setelah terlaksananya acara lainnya dengan menghidangkan beraneka macam hidangan makanan. Upacara ini dilaksanakan secara turun temurun di daerah Pariaman(Sumatera Barat) dan Bengkulu.8. Adat Basandi SyaraSyara Basandi Kitabullah, Masyarakat Minangkabau dikenal kuat dalam menjalankan agama Islam, sehingga adat mereka dipautkan dengan sendi Islam yaitu Al Quran (Kitabullah). Adat Minangkabau kental dengannuansa Islam sehingga melahirkan semboyan adat basandi syara, syara basandi Kitabullah (Adat bersendikan syara dan syara bersendikan Kitab Allah). 9. Seni Tradisi GenjringSeni tradisi disini banyak ditemukan di daerah Purwokerto, dan Banyumas pada umumnya. Di kalanganmasyarakat Banyumas, kesenian ini tradisi ini lebih banyak ynag berbasisi di mesjid. Pada masa lalu, kesenian ini cukup efektif untuk melakukan pembinaan generasi muda, karena hampir setiap malamanak-anak muda bertemu di mesjid. Namun saat ini kesenian ini sedikit demi sedikit mulai ditinggalkan kaum muda, sehingga jumlahnya didominasi kaumtua (50 tahunan).Dalam seni tradisi islam ini, syiiran shalawat dilantunkan secara rampak dengan diiringi tabuhan rebana, tanpa tarian. Oleh masyarakat lokal, tabuhan rebana ini disebut genjring hal ini mungkin dimaksudkan untuk mendekati bunyi rebana yang mirip bunyi “jring”, orang bilang “ genringan”. Seperti halnya kesenian islam lain yang memberikan puji-pujian bagi Nabi Muhammad SAW.Kesenian ini di msayarakat Banyumas seringkali digunakan untuk mengarak sunatan. Dalam prosesi ini, gengring dilakukan sambil jalan beberapa ratus meter menyambut datangnya pengantin sunatan yang datang dari tempat disunat tersebut. Si anak dinaikkan di becak yang telah dihias, yang kemudian dibelakangnya diikuti para pemain genjring. Menurut keterangan masyarakat Purwokerto dan Banyumas hal ini dimaksudkan selain untuk mnambah kemeriahan pesta, mengurangi rasa sakit pada si anak (karena keramaian tertuju pada keramaian), juga dimaksudkan dengan adanya hikmah dari pembacaan sholawat tersebut.Kesenian ini biasanya dimainkan antara 12 sampai30 orang. Penabuh terbang bisa bergantian dan nyanyian dilakukan secara serempak dengan menggunakan bahasa arab.10. Kesenian singiranKesenian ini sangat jarang ditemui karena semakin punah, seiring kemajuan jaman, meninggalnya para pelakunya, dan sengaja di counter kelompok tertentu (islam modern) karena dianggap ada penyimpangan dari islam. Kesenia singiran merupakan salah satu bagian integral dari ekspresiseni tardisi umat islam. Kesenian ini berkembang seiring dengan tradisi memperingati seribu hari kematian salah satu warga. Jika dilihat dari isinya, seni tradisi ini berisikan nasihat-nasihat bagi si mayat dan nasehat kebaikan bagi anak cucu yang masih hidup untuk selalu mendoakan orang tua mereka. Kelompok kesenian ditemukan salah satunya di daerah Tamantirto, Kasihan,Bantul,DIY. Kelompok ini menamakan keseniannya sebagai “singir ndajaratan” yang artinya “tembang kematian”. Selain menarasikan nasehat-nasehat kebaikan kesenian ini jud=ga dapat dimaksudkan sebagai upaya untuk mendoakan para leluhur melalui pembacaan narasi syiiran. Kesenian semakin digerus oleh persperktif islam modenis dan banyak digantikan dengan tahlil danyasianan. Kesenian ini tidak menggunakan alat musik, namum diiringi tahlil bersmasepanjang pembacaan singir-singirnya. Sedangkan irama atau langgam singir digunakan langgam-langgam macapat. Secara garis besar kesenian ini diawali pembacaan tahlil, kemudian bacaan singir secara bergantian, dan kemudian pembacaan sholawat (srokal) serta diakhiri doa.11. Sholawat JawiKesenian sholawat ditemuka di daerah Pleret, Bantul, dan beberapa juga sudah menyebar di sekitar kecamatan Pleret, atau bahkan di sekitar KabupatenBantul. Kesenian ini merupakan salah satu bentuk ketegasan jawanisasi kesenian islam. Kesenian yang berkembang seiring dengan tradisi peringatan maulid nabi ini mengartikulasikan syair atau syiiran shalawat kepada nabi Muhammad dengan medium bahasa jawa, bahakan juga dengan melodi-melodi jawa.Kyai soleh yang menyebabkan tembang-tembang berbahasa jawa yang sampai saat ini tulisannya menjadi pedoman para pelaku seni sholawat jawi, meskipun beliau sudah lama meninggal.12. Isra’ mi’raj Rasulullah saw.a. Isra’ (Perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Asqha)Sepanjang perjalananitu Rasulullah ditemani oleh Jibril as dan Israfil as. Tiba di tempat-tempat tertentu, Rasulullah diarahkan oleh Jibril supaya berhenti dan bersembahyang dua rakaat. Secara etimologis, isra’ berarti berjalan pada waktu malam atau membawa berjalan pada waktu malam. Dalam kajian sejarah islam isra’ berarti perjalanan pribadi Nabi Muhammad saw. pada malam hari dalam waktuyang amat singkat dari masjidil Haram di makkah ke masjidil aqsha di Yerussalem. Tempat-tempat berkenaan adalah Madyan dan Tursian, yaitu tempat nabi Musa a.s. berbicara dengan Allah; Baitul-Laham (tempat Nabi Isa a.s. dilahirkan).

Kamis, 04 Februari 2016

Tips Agar Rajin Sholat 5 waktu

Assalamualaikum Wr.Wv
Saya punya tips buat saudara muslim untuk agar lebih giat untuk beribadah yakni sholat 5 waktu,tipsnya yakni :

- ingat hidup itu cuma sekali, dan maut pasti akan menjemput ,maut gak mandang usia dan waktu. 

- anggap saja km akan mati besok 

- bayangkan betapa dahsyatnya neraka, apa km gak tkut siksa neraka? 

- bayangkan klo besok kiamat 

- ingat selalu semboyan "sholatlah kamu sbelum d sholatkan" 

- ingat selalu akan dosa2 mu yg makin hari smakin menumpuk 

- berdoa, dan niatkan hati smoga allah memperkuat imanmu 

- sholat 5 waktumerupakan kewajiban,1x meninggalkan 100tahun d neraka. 

- jalankan dgn ikhlas krna allah ta'ala 

- pahami dulu keutamaan, manfaat & ilmunya. 

- biasakan melakukan dengan ikhlas, tanpa rasa terpaksa / berat. 

- pahami pula bahaya meninggalkan & dosa2nya. 

- biasakan sholat berjama'ah, karena dengan berjama'ah, sholat akan terasa ringan. 

- jika sudah biasa jama'ah, biasakan jama'ah di masjid, karena anda akan mendapatkan keutamaan yang sangat besar, apalagi kalau bisa rutin 5x sehari & anda berada di shaf pertama, masya Allah. 

- dan jadikan sholat itu kebutuhan kita.........seperti kita butuh makan......

Dr Zakir Naik .Orang Islam Wajib tahu dia Siapa ?


Zakir Abdul Karim Naik (bahasa Hindi: ज़ाकिर अब्दुल करीम नायक; lahir 18 Oktober 1965; umur 50 tahun) adalah seorang pembicara umumMuslim India, dan penulis hal-hal tentang Islam dan perbandingan agama. Secara profesi, ia adalah seorang dokter medis, memperoleh gelar Bachelor of Medicine and Surgery (MBBS) dari Maharashtra, tapi sejak 1991 ia telah menjadi seorang ulama yang terlibat dalam dakwah Islam dan perbandingan agama. Ia menyatakan bahwa tujuannya ialah membangkitkan kembali dasar-dasar penting Islam yang kebanyakan remaja Muslim tidak menyadarinya atau sedikit memahaminya dalam konteks modernitas.

Zakir Naik adalah pendiri danpresiden Islamic Research Foundation (IRF)[1], sebuah organisasi nirlaba yang memiliki dan menyiarkan jaringan saluran TVgratis Peace TV dari Mumbai, India.

Biografi

Zakir Naik lahir pada tanggal 18 Oktober 1965 di Mumbai (Bombay pada waktu itu), India dan merupakan keturunan Konkani.[2] Ia bersekolah di St. Peter's High School (ICSE) di kota Mumbai. Kemudian bergabung denganKishinchand Chellaram College dan mempelajari kesehatan di Topiwala National Medical College and Nair Hospital di Mumbai. Ia kemudian menerima gelar MBBS-nya diUniversity of Mumbai. Tahun 1991 ia berhenti bekerja sebagai dokter medis dan beralih di bidang dakwahatau proselitisme Islam[3]

Naik mengatakan ia terinspirasi olehAhmed Deedat[4] yang telah aktif di bidang dakwah selama lebih dari 40 tahun.[5] Menurut Naik, tujuannya adalah "berkonsentrasi pada remaja Muslim berpendidikan yang mulai meragukan agamanya sendiri dan merasa agamanya telah kuno"[6] dan adalah tugas setiap Muslim untuk menghilangkan kesalahpahaman tentang Islam untuk melawan apa yang ia anggap sebagai bias anti-Islam oleh media Barat setelahserangan 11 September 2001terhadap Amerika Serikat. [7] Ia telah berceramah dan menulis sejumlah buku tentang Islam danperbandingan agama[8] juga hal-hal yang ditujukan untuk menghapus keraguan tentang Islam.[9] Sejumlah artikelnya juga sering diterbitkan di majalah India seperti Islamic Voice.[10][11][12]

Thomas Blom Hansen, seorangsosiolog yang memegang posisi akademik di berbagai universitas, telah menulis bahwa gaya Naik mengabadikan Qur'an dan haditsdalam berbagai bahasa, dan bepergian ke berbagai negara untuk membicarakan Islam bersama para teolog, telah menjadikannya sangat terkenal di lingkungan Muslim dan non-Muslim. Meskipun ia biasa berbicara kepada ratusan hadirin, dan kadang ribuan hadirin, justru rekaman video dan DVD ceramahnya yang banyak didistribusikan. Perkataannya biasa direkam dalam bahasa Inggris, untuk disiarkan pada akhir pekan di sejumlah jaringan TV kabel di lingkungan Muslim Mumbai,[6] dan di saluran Peace TV, which he co-promotes. [1][13] Topik yang ia bicarakan mencakup: "Islam dan Ilmu Pengetahuan Modern", "Islam dan Kristen", dan "Islam dan Sekularisme", di antara yang lain.[6]

Matematika Dan Islam

Assalamualaikum Wr.Wb
Dari sisi kandungannya, Al-Qur’an sudah terbukti ajaib. Tapi tahukah kalian tentang keajaiban matematika dalam Al-Qur’an? Hal ini tampaknya tidak begitu banyak diketahui orang, khususnya para non-muslim. Bahkan Al-Qur’an dikira oleh para kaum orientalis barat dibuat oleh Muhammad. Keajaiban yang perlu diketahui di sini adalah bahwa Al-Qur’an apabila dilihat dari bagaimana ini ditulis, tidaklah mungkin buatan Muhammad. Simak penjelasan yang mengemukakan sisi ajaib penulisan Al-Qur’an ini.

Ada ayat di dalam Al-Qur’an sendiri yang memberi sebuah tantangan kepada kaum kafir untuk membuat kitab/buku seperti Al-Qur’an, tapi hal ini tidak mungkin bisa dilakukan, meski manusia dan jin bersatu untuk melakukan proses pembuatannya. Jadi, kesimpulan yang bisa kita ambil di sini adalah bahwa Muhammad sebagai manusia biasa sangat mustahil untuk membuat sebuah Al-Qur’an. Matematika ditempatkan oleh pandangan sains secara konvensional sebagai sebuah cabang pengetahuan di mana logika diutamakan dan tidak melibatkan emosi yang menunjukkan bahwa ini sesuatu yang prinsipil. Kebenaran adalah suatu kepastian dan matematika adalah suatu yang benar karena merupakan ilmu pasti.

- Matematika sangat berkaitan erat dengan Al-Qur’an karena bisa dilihat berapa banyak penghitungan akan berapa kali kata harus diucapkan dan sebagainya. Frekuensi penyebutan beberapa kata disajikan dalam tabel pertama dan kita pasti sangat mengenalinya. Dalam tabel yang disajikan terdapat keajaiban matematika yang menyebutkan bahwa frekuensi penyebutan kata dunia dan akhirat adalah sama.

Dapat ditafsirkan bahwa kita sebagai umat Islam diperintahkan oleh Allah SWT untuk memerhatikan secara seimbang kehidupan dunia dan akhirat karena keduanya sangatlah penting.

- Ada lagi frekuensi penyebutan kata malaaikat dan syayaathiin yang juga sama di mana penafsirannya adalah malaaikat atau kebaikan akan selalu diimbangi dengan syayaathiin atau kejahatan, seperti yang kita sering lihat di dunia sehari-hari. Ada beberapa pasangan kata lain yang bisa dicek.

- Jumlah penyebutan beberapa kata penting yang terdapat pada Al-Qur’an juga disajikan dan fenomena ilmu matematika dalam Al-Qur’an kali ini menyatakan adanya kata syahr atau bulan yang jumlahnya ada ada 12 kali disebutkan dan otomatis hal ini menunjukkan bahwa dalam setahun jumlah bulan ada 12. Kata yaum atau hari pun juga jumlah penyebutannya adalah 365 kali sesuai dengan jumlah hari aslinya. Ada lagi kata lautan atau perairan yang penyebutannya berjumlah 32 kali berikut juga kata daratan sejumlah 13 kali dan kalau digabung atau ditambahkan, maka angka 45 lah yang kita dapatkan.

Perhitungan untuk mendapatkan persentase air dan tanah di bumi bisa didapatkan dengan:

(32/45) x 100% = 71.1% yang merupakan hasil presentase air di bumi, sedangkan (13/45) x 100% = 28,9% yang merupakan hasil presentase daratan yang ada di bumi.

- Keajaiban angka dalam Al-Qur’an tidak sampai di situ karena masih ada fakta bahwa bilangan 19 lah yang merupakan dasar desain Al-Qur’an. Disebutkan bahwa 19 merupakan salah satu kode rahasia Al-Qur’an yang bisa dibuktikan tidak hanya oleh orang-orang yang jago matematika dan komputer, bahkan hal ini bisa dikuak dengan penghitungan sederhana.

19 merupakan kombinasi dari angka awal dan akhir yang dapat ditafsirkan bahwa Allah adalah Yang Pertama dan Yang Terakhir.

19 juga merupakan nilai numerik dari kata “Waahid” di bahasa Arab yang punya arti satu/esa dan tentunya hal ini mendeskripsikan Allah kita yang Maha Esa.

Masih ada banyak lagi keajaiban angka yang bila ditelaah lebih lanjut, hasilnya akan sangat banyak ditemukan pada Al-Qur’an. Itulah keajaiban matematika dalam Al-Qur’an yang bukan sembarangan tapi memiliki makna.


10 Pertanyaan Umat kristen tidak bisa jawab

Assalamuailaim Wr.Wb
Kali ini saya memberikan 10 pertanyaan yang In Shaa Allah umat kristen tidak mampu jawab.Pertanyaan ini bisa anda gunakan untuk berdebad atau memberikan kebenaran kepada sahabat ataupun umat kristen lainya "ingat bukan menghina " langsung saja ini lah 10 pertanyaanya :

1. Mana pengakuan Yesus dalam Alkitab bahwa dia beragama Kristen ?

2. Mana ajaran Yesus ketika dia berumur 13 - 29 tahun ?

3. Mana ucapan Yesus dalam Alkitab "Akulah Allah Tuhanmu, maka sembahlah Aku saja" ?

4. Mana dalilnya firman Allah dalam Alkitab "Akulah yang mewahyukan Alkitab, maka Aku pula yang akan       menjaganya" ?

5. Mana perintah Yesus dalam Alkitab beribadah hari minggu ?

6. Mana dalil dalam Alkitab Yesus 100% Tuhan & 100% manusia ?

7. Mana dalilnya asal percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat dijamin pasti masuk surga ?

8. Mana foto asli wajah Yesus dan siapa pemotretnya ?

9. Mana dalilnya dalam Alkitab Yesus lahir pada tanggal 25 Desember dan perintah merayakan natal ?

10. buktikan siapa yang hafal Alkitab walau satu surat saja ?
Sekian  dan terimah kasih !


5 Hal Sepele yang MasyaAllah Pahalanya


Assalamualaikum Wr.Wb.
MasyaAllah ternyata Allah benar-benar maha pengasih lagi maha penyayang,ada banyak hal sepele yg kita kira tidak ada artinya ternyata luar biasanya manfaatnya bagi hidup kita ini,5 diantara hal kecil itu sebagai berikut :

1. Sholawat atas Nabi shallallahu ‘alaihi wassalam
Amalan sepele pertama yang ternyata memperoleh pahala besar dari Allah Ta’ala adalah bersholawat atas Nabi SAW. Namun kebanyakan umat muslim menyepelekan amalan yang satu ini. Mereka cenderung tidak memberikan perhatian untuk bersholawat atas Nabi ketika nama beliau disebut. Padahal sebenarnya shalawat atas Nabi ini selain memiliki ganjaran yang sangat besar juga merupakan salah satu sifat terpuji.

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah bersabda, “Barangsiapa bershalawat atasku sekali maka Allah bershalawat atasnya sepuluh kali.” [HR Muslim dari sahabat Abu Hurairah].

Dalam riwayat Imam Ahmad dan Nasa’I ada tambahan dari Anas bin Malik secara marfu’, “Dan dihapus baginya sepuluh kejelekan dan dinaikkan baginya sepuluh derajat.”

Dan dari Abu Darda’ radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah bersabda, “Barangsiapa bershalawat atasku sepuluh kali di waktu pagi dan sepuluh kali di waktu sore maka ia mendapakan syafaatku di hari kiamat kelak.” [HR Thabrani]

Itulah pahala luar biasa yang akan diperoleh ketika kita membaca shalawat atas Nabi. Maka meskipun hal ini merupakan amalan sepele, tetaplah lakukan karena Allah akan membalasnya dengan pahala yang sangat banyak.

2. Menyalami Sesama Muslim
Amalan sepele kedua yang mendapatkan pahala besar dari Allah SWT adalah meyalami sesama muslim. Banyak orang yang menyepelekan hal ini, bahkan di antara mereka tidak mau melakukannya. Padahal sebenarnya, Allah menjanjikan pahala yang luar biasa dari amalan yang terlihat remeh tersebut.

Dari sahabat Hudzaifah radhiyallahu anhu, Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya seorang mukmin jika bertemu mukmin yang lalu mengucapkan salam dan menyalaminya maka berguguranlah dosa keduanya sebagaimana bergugurrannya daun dari pohon.” (Diriwayatkan Thabrani dalam Ausath dan dia memiliki penguat. Disahihkan oleh syaikh Albani)

Ketika mengucapkan salam kepada sesama muslim, berarti kita sudah mendoakan orang tersebut. selain mendapatkan pahala dari salam tersebut, kita juga akan mendapatkan kebaikan dari doa yang dipanjatkan seperti kita berdoa untuk diri sendiri. Karena, ketika saling mendoakan niscaya Allah akan mengabulkan doa itu.

3. Menjenguk Orang Sakit
Amalan sepele selanjutnya yang memperoleh pahala besar dari Allah SWT menjenguk orang sakit. Mengingat betapa pentingnya menjenguk saudara seiman yang sedang sakit, maka Allah Ta’ala memberikan imbalan atas apa yang telah kita lakukan. Di dalam Islam, terdapat dalil-dalil yang terkait dengan menjenguk orang yang sedang sakit,

Dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu, Rasulullah shollallahu ‘alaihi wassallam bersabda, “Tidaklah seorang muslim menjenguk muslim yang lain di waktu pagi kecuali 70 ribu malaikat bersholawat atasnya sampai sore, dan jika menjenguk di waktu sore maka 70 ribu malaikat bersholawat padanya sampai waktu pagi dan baginya khurfatil jannah”[HR Tirmidzi]

Begitu besar pahala yang akan diperoleh walaupun amalan ini sering dianggap sepele oleh kebanyakan orang. Mengunjungi orang sakit merupakan perbuatan yang mulia, dan terdapat keutamaan yang agung, serta pahala yang sangat besar.

4. Mengikuti Adzan Muadzin
Mengikuti azdan muadzin menjadi salah satu amalan sepele yang akan memperoleh pahala besar dari Allah SWT. Akan tetapi, masih banyak orang yang tidak mengamalkan amalan yang satu ini mungkin karena tidak mengetahui pahala besar yang ada di baliknya.

Dari Abdullah bin Umar radhiyallahu anhuma Rasulullah shollallahu ‘alaihi wassallam bersabda, “Jika kalian mendengan muadzin maka ucapkan seperti yang dia ucapkan lalu bersholawatlah atasku, sesunggunnya barangsiapa bersholawat atasku sekali maka Allah bersholawat atasnya sepuluh kali. Lalu mohonlah Allah bagiku wasilah karena sesungguhnya dia adalah kedudukan  di Surga yang tidak diberikan kecuali bagi seorang hamba dari hambaNya dan saya berharap sayalah hamba tersebut. Barangsiapa memintakan untukku wasilah maka dia berhak atas syafaatku.” [HR Muslim]

Dan dari Jabir radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah bersabda, “Barangsiapa mengucapkan saat mendengar panggilan (adzan): Allahuma robbi haadzihid dakwatit taammati washolaatul qaaimah aati muhammadanil wasiilata walfadhiilata wab’atshu maqaamam mahmuudal ladzii wa’attahu, maka ia berhak mendapat syafaatku di hari kiamat.” [HR Bukhari]

5. Berdzikir di Masjid Setelah Shubuh
Amalan sepele terakhir yang mendapatkan pahala besar dari Allah SWT adalah berzikir di masjid setelah melaksanakan sholat subuh. Banyak orang yang setelah melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid langsung pulang ke rumahnya masing-masing. Padahal, apabila ia meluangkan sedikit waktunya untuk duduk dan berzikir di sana, orang tersebut akan memperoleh pahala yang luar biasa.

Dari Anas bin Malik, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang shalat subuh berjamaah, kemudian tetap duduk di masjid sampai terbit matahari, kemudian shalat dua rakaat maka dia mendapat pahala haji dan umrah, sempurna, sempurna.” (HR. At Tirmidzi dan dinilai hasan oleh Al Albani)

Demikianlah ulasan mengenai lima amalan sepele yang peroleh pahala besar dari Allah SWT. Sunggub beruntunglah mereka yang menjaga amalan yang Allah janjikan pahala besar. Sebaliknya, suatu kerugian besar akan diperoleh bagi mereka yang menyia-nyiakannya. Semoga kita selalu menjadi hamba-Nya yang bertakwa.